Posts
Menatap Kristus
- Get link
- X
- Other Apps
Yoh 3:14-21 , Ef 2:4-10 Dalam percakapan-Nya dengan seorang pemimpin agama Yahudi bernama Nikodemus, Yesus mengangkat kembali peristiwa di masa lalu yang merupakan bayang-bayang dari apa yang akan terpenuhi lewat diri-Nya sendiri. Empat puluh tahun lamanya mengembara di padang gurun yang keras paska pembebasan dari Mesir tak pelak membuat bangsa Israel kerap putus asa dan tak sabar. Sekali peristiwa, akibat mereka marah dan protes kepada Allah dan Musa, Allah mengirim ular-ular tedung yang memagut mati banyak dari mereka. Dan ketika bangsa Israel mulai menyesal, Allah memerintahkan Musa untuk membuat ular dari tembaga dan menaruhnya pada sebuah tiang. Barangsiapa yang dipagut ular memandang kepada ular tembaga tersebut, ia akan tetap hidup (Bil 21:4-9). Ular ditatap, bisa ular tak lagi mematikan. Metode penyembuhan yang ditawarkan oleh Allah kepada bangsa Israel ini tergolong misterius. Bukankah ular adalah lambang kejahatan dan bisa gigitannya mematikan? Kalau begitu, men...
Mari dan Lihatlah!
- Get link
- X
- Other Apps
1Kor 6:13-15,17-20 , Yoh 1:35-42 “ Apakah yang kamu cari? ” Pertanyaan Yesus kepada kedua bakal murid perdana-Nya, Andreas dan seorang murid Yohanes Pembaptis lainnya, ini kiranya juga berlaku bagi kita semua. Setiap dari kita punya motif dan alasan tersendiri mengikuti Yesus. Mulai dari ingin hidup nyaman sampai dengan ingin hidup kekal. Dan kalau saja ada menunya, niscaya kita semua ingin yang ' pahe ', paket hebat: muda sukses berkarya, tua tidak terlalu menderita, dan mati masuk surga. Tapi boleh jadi sebetulnya kitapun tidak tahu persis apa tujuan kita mengikuti Kristus, seperti barangkali halnya dengan kedua bakal murid tersebut. Sebab bukannya menjawab to the point , mereka justru balik bertanya: “ Rabi, di manakah Engkau tinggal? ”. Terlepas dari apa esensi pertanyaan tersebut, jawaban Yesus adalah berupa sebuah undangan: “ Mari dan lihatlah! ”, sama seperti yang kemudian ditawarkan oleh Filipus kepada Natanael tatkala ia pesimis bahwa bisa ada yang baik datang ...
Allah Dalam Kotak
- Get link
- X
- Other Apps
2 Sam 7:1-16 , Luk 1:26-38 Setelah melewati masa yang penuh dengan konflik dan menjadi raja atas seluruh Israel dan Yudea, perhatian Daud kini tertuju pada Tabut Perjanjian. Ia ingin mendirikan sebuat bait, rumah bagi Allah, menggantikan tabernakel yang sekedar tenda. Namun Allah menolak, sebab dikatakan Daud itu banyak menumpahkan darah (1 Taw 22:8). Butuh rumahkah Allah? Salomo yang kelak membangun Bait Allah sendiripun memaklumi bahwa tak ada bangunan duniawi yang bisa menampung Allah. “ Tetapi siapa yang mampu mendirikan suatu rumah bagi Dia, sedangkan langit, bahkan langit yang mengatasi segala langitpun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku hendak mendirikan suatu rumah bagi Dia ... ? ” (2 Taw 2:6, 6:18 & 1 Raj 8:27). Pandangan yang sama disuarakan pula lewat nabi: “ … Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku; rumah apakah yang akan kamu dirikan bagi-Ku, dan tempat apakah yang akan menjadi perhentian-Ku? ” (Yes 66:1), oleh Stefanus (...
You'll never guess which pop band has the most sophisticated song lyrics of all time
- Get link
- X
- Other Apps